Kepala SMA Swasta Karanu Waikabubak, Yohanis Bulu Lewu, S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi mendalam kepada Generasi Muda Lintas Gereja yang tergabung dalam Gerakan Sumba Satu, yang telah mengagas kegiatan ini. “menurutnya kegiatan ini menjadikan murid-murid SMA Swasta Karanu semakin mencintai Firman Tuhan dan menjadikannya pedoman hidup. Friman Tuhan bukan hanya dibaca, tetapi juga diresapi dan dipraktikkan dalam tindakan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bermakna religius, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang kuat. Dengan menyalin ayat-ayat suci, siswa secara langsung dilatih meningkatkan kemampuan literasi, ketekunan, serta kedisiplinan. “Kami berharap, melalui kegiatan ini anak-anak SMA Swasta Karanu tidak hanya semakin dekat dengan Firman Tuhan, tetapi juga semakin terampil dalam menuangkan pikiran dan gagasan mereka dalam bentuk tulisan,” .
Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini juga menjadi cerminan komitmen sekolah dalam mengintegrasikan nilai iman sesuai visi SMA Swasta Karanu yang "utama dalam iman dan takwa, unggul dalam mutu dan terpadu dalam teknologi dan informasi. Para siswa tampak tekun menyalin setiap ayat dengan rapi, seakan mengukir jejak iman sekaligus melatih keterampilan menulis.
Salah seorang siswa kelas XII A, Juandi Umbu Sogara, mengungkapkan rasa haru dan sukacitanya dapat terlibat dalam kegiatan ini. “Saya merasa lebih dekat dengan Tuhan ketika menulis ayat-ayat Alkitab. Setiap kata yang saya tulis seolah berbicara langsung ke dalam hati saya,” ujarnya dengan mata berbinar.
Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat dijadikan agenda rutin tahunan yang tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga membangun budaya literasi di kalangan pelajar.


.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar