Waikabubak, 14 Mei 2025 – Turnamen Liga Pelajar Indonesia (LPI) tingkat Kabupaten Sumba Barat kembali menghadirkan laga seru penuh tensi tinggi. Bertempat di Stadion Manda Elu Waikabubak, tim sepak bola SMA Karanu atau yang akrab disapa Smakar harus berjibaku menghadapi tim tangguh SMA Negeri Waikabubak dalam pertandingan kedua fase grup. SMA Karanu tergabung dalam grup yang cukup sulit alias "grup neraka".
Sebelumnya, Smakar memulai kiprah mereka di LPI 2025 dengan hasil imbang 1-1 melawan SMAK Malata pada Senin pagi kemarin. Maka, laga kali ini menjadi penentu arah perjuangan mereka untuk bisa lolos dari fase grup.
Sejak peluit awal dibunyikan, Smakar tampil agresif. Tekanan demi tekanan mereka lancarkan ke pertahanan lawan. Sayangnya, pertahanan kokoh SMA Negeri Waikabubak yang diperkuat pemain berpostur tinggi mampu meredam gempuran demi gempuran dari Smakar. Pada akhir babak pertama, Smakar mendapat peluang emas lewat tendangan bebas yang dieksekusi Wawan. Namun, bola masih membentur pagar hidup dan babak pertama harus ditutup dengan skor kaca mata 0-0.
Memasuki babak kedua, giliran SMA Negeri Waikabubak yang mengambil inisiatif serangan. Tendangan keras dari luar kotak penalti hampir saja menjebol gawang Karanu, namun berhasil diblok oleh kiper dengan penyelamatan gemilang. Tekanan terus menerus akhirnya membuahkan hasil bagi SMA Negeri Waikabubak. Melalui skema sepak pojok, bola lambung berhasil disundul dengan manis oleh pemain yang berdiri bebas di mulut gawang. Gol pun tercipta dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan SMA Negeri.
Tertinggal satu gol, Smakar tak mau menyerah. Kapten tim Wawan dkk bangkit dan meningkatkan intensitas serangan dengan umpan-umpan panjang dan cepat. Barisan pertahanan SMA Negeri cukup disiplin, namun petaka datang bagi mereka di menit-menit akhir pertandingan. Melalui skema sepak pojok satu-dua, pemain Smakar berhasil melepaskan umpan akurat ke tiang jauh. Bola pun disundul dengan sangat cantik oleh Jeksin, melewati jangkauan kiper di sudut kanan atas, dan bola menggetarkan jala gawang. Skor berubah menjadi 1-1, stadion Manda Elu pun bergemuruh oleh sorakan ratusan suporter Karanu yang memadati tribun.
Gol dramatis di penghujung laga ini menjadi penyelamat Smakar dari kekalahan dan menjaga asa mereka untuk melaju ke fase berikutnya. Dengan dua poin dari dua laga, Smakar kini bersiap menghadapi laga krusial melawan SMA Negeri Tanariugh. Kemenangan menjadi harga mati jika ingin menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.
Jadwal Pertandingan Selanjutnya: SMA Karanu vs SMA Negeri Tanariugh – Stadion Manda Elu, Senin, 19 Mei 2025.



.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar